Pemanfaatan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bipa sebagai Upaya Diplomasi Bahasa Indonesia

ผู้แต่ง

  • Luthfa Nugraheni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus, Indonesia
  • Muhammad Salaebing Faculty of Humanities and Social Sciences, Thaksin University

คำสำคัญ:

Diplomasi, budaya, pembelajaran BIPA

บทคัดย่อ

Diplomasi budaya merupakan salah satu bentuk wujud untuk menjalin kerjasama antar bangsa. Diplomasi budaya dalam penelitian ini melalui pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Pembelajaran BIPA tidak hanya mengenalkan materi kebahasaan melainkan juga mengenalkan budaya asal Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah pemanfaatan nilai budaya dalam cerita rakyat melalui pembelajaran BIPA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat asal Indonesia dan Thailand. Sumber data dalam penelitian ini berupa bahasa dari cerita rakyat kedua negara (Indonesia dan Thailand). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah pengumpulan data l simak dan catat. Pemilihan cerita rakyat dalam penelitian ini adalah cerita rakyat asal Indonesia (Malin Kundang) dan Kudus (tradisi Bulusan). Selanjutnya cerita rakyat asal Thaliland yang diperkenalkan adalah Kisah Seorang Petani dan Bidadari, Pulau Tikus dan Kucing. Hasil yang telah dicapai dalam penelitian ini adalah terdapat nilai budaya religius, jujur, kerja keras, mandiri, peduli sosial, dan tanggungjawab pada cerita rakyat Malin Kundang. Nilai budaya dalam cerita tradisi bulusan adalah religius, disiplin, dan tanggungjawab. Nilai budaya dalam cerita kisah seorang petani dan bidadari adalah jujur, religius, dan tanggungjawab. Cerita rakyat terakhir adalah pulau tikus dan kucing terdapat nilai budaya jujur dan tanggungjawab

เอกสารอ้างอิง

Abidin, Saebani. (2014). Pengantar Sistem Sosial Budaya di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

Alqahtani, Mofareh. (2021). The Importance of Vocabulary in Language Learning and How to be Taugh. International Journal of Teaching and Education, 3 (2): 21-34.

Bascom, W. (1965). The Form of Folklore: Prose Narrative. The Hague: Mouton.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education: AnIntroduction to Theories. Newyork: Publicher.

Budiningsih, Asri. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rieneka Cipta

Creswell, J., (2019). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogjakarta: PT Pustaka Pelajar.

Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Djelantik Sukawarsini. (2008). Diplomasi antara Teori & Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu

Fang, L.Y. (2011). Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

F, F. G., Saddhono, K., & Sulistyo, E. T. (2017). Fog Index on Textbooks of Indonesian Subject for Class X of Senior High School in Standard Based Curriculum (SBC) and Curriculum 2013 (A Study of Legibility and Feasibility Textbooks). Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture, 511–522. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/icalc/article/view/16172/13010

Huberman, M &Miles, B.M. (2018). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Kartika, Warsito. (2007). Diplomasi Kebudayaan: Konsep dan Relevansi Bagi Negara Berkembang Studi Kasus Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kristanto, A., Mustaji., & Andi, M. (2017). The Development of Instructional Materials E-Learning Based on Blended Learning. International Education Studies, 10(7):10-17.

Kroger, Tarja dan Anne-Maria Nupponen. (2019). Puppet as a Pedagogical Tool: A Literature Review. International Electronic Journal of Elementary Education, 11(4): 393-401.

Nugraheni, Luthfa. 2022. The Influence of Wayang Beber (The Legend of Wasis Joyokusumo) as a Character-Based Learning Media on Students' Critical Thinking Ability. International Journal of Instruction, 15(3): 267-290.

Nurlina, Laily dan Israhayu, Eko Sri. (2014). BIPA Learning Materian Development for Empowering Thailand Students Writing Competence. International Journal for Educational Studies, 7(1): 57-66.

Propp, V. (1984). Theory and History of Folklore. Third Avenue South Suite: The University of Minnesota Press.

Pujiono, Setyawan dan Widodo, Pratomo. (2021). Implementasi Budaya dalam Perkuliahan Menulis Akademik Mahasiswa BIPA Tiongkok. Jurnal: Litera, 20(1): 135-142.

Rahmawati, L. E., Suwandi, S., Saddhono, K., & Setiawan, B. 2018. Prototype of Indonesian Reading Test for the Foreign Students. International Conference on Language, Literature, and Education (ICLLE 2018), 125–134.

Ruskhan, Abdul Gaffar. (2007). Pemanfaatan Keberagaman Budaya Indonesia dalam Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Makalah disajikan dalam Seminar Pengajaran Bahasa Indonesia Pertemuan Asosiasi Jepang-Indonesia di Nanzan Gakuen Training Center. Nagoya: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Rokhman, F. (2012). Pengembangan model Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing dengan Pendekatan Lintas Budaya sebagai Penelitian Multikulturalisme Budaya Indonesia. Makalah Seminar Nasional PIBSI ke-XXXIV di Unsoed Purwokerto.

Sayuti, S. A. (2017). Sastra dan Budaya: Jalur Alternatif Menuju BIPA yang Bermakna. Makalah Seminar Nasional di Universitas Negeri Tidar Magelang pada 9 September 2017.

Septriani, Hilda (2021). Pemanfaatan Media Digital G Suite for Education dalam Pembelajaran BIPA Jarak Jauh di University of Vienna. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 3(2): 70-77.

Suyitno, I., Gatut S., Musthofa K., & Ary F. (2017). Cognitive Learning Strategy of BIPA Students in Learning the Indonesia Language. IAFOR Journal of Language Learning, 3(2), 175-190

Tiawati R, Refa Lina. (2019). Bahasa Indonesia di Thailand menjadi Media Diplomasi Kebahasaan dan Budaya di ASEAN melalui Pengajaran BIPA. Jurnal Gramatika (Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(1): 29-44.

Tulus, Warsito dan Wahyuni Kartikasari. (2007). Diplomasi Kebudayaan Dalam Konsep dan RelevansiBagi Negara Berkembang: Studi Kasus Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Ucus. (2015). Elementary School Teachers’ Views on Game-based Learning as a Teaching Method”. Jurnal: Procedia (Social and Behavioral Sciences),186 (2015): 401-409.

Widianto, Eko et al. (2018). Economic and Political Diplomacy in Disruption Era Through Indonesian for Speakers of Other Language (BIPA) Teacher Assignment Overseas. International Conference on Science and Education and Technology 2018 (ISET 2018) Universitas Negeri Semarang.

_______ (2021). Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia oleh Pemelajar BIPA Level Dasar (BIPA 1) di Hanoi Vietnam. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 3(2): 52-59.

Yin, R., (2009). Studi Kasus; Desain dan Metode, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

ดาวน์โหลด

เผยแพร่แล้ว

2023-06-30

รูปแบบการอ้างอิง

Nugraheni , L. ., & Salaebing, M. (2023). Pemanfaatan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bipa sebagai Upaya Diplomasi Bahasa Indonesia. มนารอ : วารสารประเด็นอิสลามร่วมสมัย, 4(1), 65–76. สืบค้น จาก https://so06.tci-thaijo.org/index.php/M-JICI/article/view/265012

ฉบับ

ประเภทบทความ

บทความวิชาการ